Yogyakarta (MK)
Tiga pejabat baru telah dilantik di gedung Pracimosono Kepatihan pada hari Rabu 4 September 2013, masing-masing yaitu Drs. Bambang Setyo Pranoto sebagai Direktur Pemasaran, Piryono, SE sebagai Direktur Umum dan Drs. Wahib Susanto, MM sebagai Direktur Kepatuhan.
Sekda Ichsanuri mewakili Gubernur DIY berharap agar pelantikan ini dapat menjadi salah satu peningkatan kerja, khususnya pejabat baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila hal itu bisa diwujudkan, selain bisa menggerakkan roda perekonomian, juga dapat mendukung pelaksanaan pembangunan yang menjadi tanggung jawab bersama, jelasnya.
Ketua Dewan Pengawas Bank BPD DIY Bambang Wisnu Handoyo juga menyampaikan bahwa dengan adanya proses perubahan badan hukum menjadi PT, Bank BPD DIY dituntut harus menyesuaikan diri. Salah satunya dengan peningkatan kinerja dan bergerak lebih cepat, sehingga lebih banyak memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat dan pendapatan asli daerah. Seandainya sebelum menjadi PT BPD DIY bisa memberikan PAD sampai 36 miliar, idealnya setelah ada perubahan badan hukum jumlahnya bisa meningkat 2 sampai 3 kali lipat. Saya kira target itu penting, untuk mendorong peningkatan para pegawai,” jelasnya.
Pada kesempatan ini pula Direktur Utama Bank BPD DIY, Dr. Supriyatno, MBA menyampaikan pihaknya siap akan segala konsekuensi dan tanggungjawab dapat diembannya setelah nanti berubah menjadi PT. ketika sudah menjadi PT, Kontrol masyarakat terhadap perusahaan akan lebih hati-hati sesuai yang diharapkan, tata kelola yang lebih baik akan menjadi keberhasilan. “Termasuk saya, kalau saya tidak benar kenapa saya dipertahankan disini”
Perubahan ini membuat ukuran kinerja menjadi jelas dan terukur jelas Dirut Bank BPD DIY. BPD DIY telah mengajukan izin prinsip perubahan PT kepada Banak Indonesia (BI) yang diharapkan akhir September ini sudah keluar. Dengan izin prinsip yang sudah diajukan tersebut diperlukan guna pengajuan operasional yang diperlukan. Ditargetkan izin operasional akan keluar sebelum akhir tahun 2013 ini sehingga BPD sudah aktif menjadi PT.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Arief Budi Santoso menanggapi pengajuan izin prinsip tersebut sudah direkomendasikan ke BII Pusat dan sedang menunggu proses persetujuan. Mengenai syarat-syarat sejauh ini administrasinya sudah memenuhi syarat dan kuncinya hanya berperan mengembangan UMKM dan kekuatan SDM, jelas Arief Budi Santoso. BPD DIY berpeluang mendapatkan izin karena dari sisi good government, keterbukaan, rencana kerja dan menjadi regional champion bank. (Mar)
HUT POLWAN KE-65 POLWAN DI MINTA TETAP PROFESIONAL DALAM MENGEMBAN TUGASNYA
SLEMAN (MK)
Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana meminta Polwan tetap profesional dalam mengemban tugasnya “Pimpinan Polri sudah tidak dipengaruhi gender, banyak jabatan yang dulu hanya untuk Polisi, sekarang diduduki Polwan. Di Polda DIY, terdapat 4,6 persen Polwan dari jumlah keseluruhan Polwan yang menduduki jabatan strategis, ungkap Kapolda dalam sambutannya pada acara HUT Polwan ke-65 di Mapolda DIY Rabu 4 September 2013. Jumlah tersebut lanjut Kapolda, sudah sesuai dengan ketentuan 5 persen dari jumlah personil yang ada. Kapolda mencontohkan, jabatan Kabid Humas Polda DIY dipercayakan kepada Polwan. Selain itu, beberapa kepala bagian (Kabag) juga dipercayakan kepada Polwan.
“Sebelumnya Kapolres Bantul juga dijabat oleh Polwan dan saat ini sudah ditarik karena dipromosikan menjadi wakasek Polwan” jelas Kapolda.
Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana berharap Polwan menunjukkan kinerja optimal dan tidak bosan belajar agar terus eksis. Selain itu Polwan juga diharapkan memiliki jiwa prefesional sehingga terhindar dari KKN.
Kabid Humas PoldaDIY AKBP Anny Pudjiastuti menambahkan hingga saat ini jumlah Polwan di lingkungan Polda DIY sebanyak 474 personel dari keseluruhan jumlah anggota sebanyak 10.198 personil. Dari jumlah tersebut, mereka yang berdinas di Polda DIY sebanyak 230 personil, Polresta 61, Polres Sleman 72, Polres Bantul 68, Polres Kulon Progo 23, dan Polres Gunungkidul sebanyak 20 personil. (Mar)